Pengertian Abses Gusi

Pengertian Abses Gusi

Kesehatan

Abses gusi yang sering disebutnya abses gigi merupakan  benjolan berbentuk kantung yang terdapat nanah pada bagian gigi yang dikarenakan infeksi bakteri. Abses yang terdapat di bagian ujung akar gigi. Adanya infeksi karena penderita kemungkinan tidak terlalu sering menjaga kesehatan gigi dan mulut. Benjolan yang terdapat nanah lama kelamaan akan terasan nyeri. Adapun pencegahan terjadinya abses tersebut yakni dengan membersihkan gigi secara teratur dengan sikat gigi 2 kali sehari untuk mendapat hasil yang maksimal dan jika disarankan akan lebih baik menggunakan benang saat membersihkan gigi. Jika ada keluhan mengenai gigi penderita bisa langsung pemeriksakan ke ahli dalam bidang tersebut tapi apabila rutin memeriksa akan lebih baik untuk mengurangi kerusakan abses.

Dilansir di halaman alodokter.com tanda-tanda abses gusi, antara lain:

  1. Penderita mengalami demam.
  2. Sensitif jika mengunyah dan menggigit.
  3. Sensitif pada makanan panas atau dingin.
  4. Terlihat bengkak di wajah atau pipi.
  5. Nyeri yang rasanya berdenyut
  6. Kelenjar getah bening di bawah rahang

Penyebab pada abses gusi terjadi di karenakan perkembangan bakteri yang terlalu cepat sehingga pada mulut yang kotor akan adanya bakteri yang siap berkembang dan menyebabkan munculnya benjolan yang berisi nanah penyebaran akan terjadi ke jaringan rongga mulut hingga leher. Bakteri yang masuk melalui pulpa gigi dari rongga mulut. Penyebaran pada bakteri karena pembersihan di area mulut berkurang dan bakteri yang berkembang di pulpa gigi melalui rongga yang memiliki retakan di gigi. Pada bagian pulpa ada saraf dan jaringan ikat  juga ada pembuluh darah.

Adapun hal-hal yang meningkatkan terkananya abses gusi, antara lain:

  1. Makanan manis
  2. Makanan dan minuman memiliki kadungan gula tinggi.
  3. Perawatan gigi dan gusi berkurang ( tidak di perhatikan)

Adapula tahapan pemeriksaan pada awalnya akan dilakukan pemeriksaan secara fisik untuk mengetahui kondisi pada mulut dan rongga di dalamnya secara keseluruhan. Langkah kedua yakni mengetuk gigi pasien guna memperoleh data dilakukannya pada sentuhan ataupun penekanan pada gigi dan pada aktifitas sensitif ada penanganan lebih lanjut nantinya. Langkah ketiga mencari data terkait dengan diadakannya foto keseluruhan membantu mendiagnosis infeksi bakteri yang telah menyebar. Bila pada pemeriksaan telah terjadinya oenyebaran ke tubuh lainnya akan dilakukan pemeriksaan CT scan guna memperoleh data valid.

Langkah-langkah mengatasi abses gusi dengan membuat kanal dan menyedotan nanah atau bisa jadi dilakukan dengan cara mengebor mengangkat jaringan lunak  yang menjadi pusat infeksi bertujuan mengeringkan abses. Cara menghilangkan abses secara cepat dengan cara pengeringan yakni akan di keluarkan abses dari tempatnya dengan sayatan. Dokter akan meresepkan antibiotik pada infeksi untuk menghentikan penyebaran bakteri secara luas. Dan ketika gigi yang menjadi tumbuhnya bakteri akan ada pencabutan  gigi sehingga nantinya gusi akan mengering dengan cepat. Beberapa resiko terjangkit penyakit abses gusi, dengaj tersebarnya infeksi yang terindeksi bakteri ke bagian tubuh antara rahang, leher atau kepala. Pada infeksi adanya bakteri hidup dalam gusi di karenakan dalam mulut yang kotor, menyikat gigi yang kurang teratur atau bahkan tidak pernah membersihkan mulut.

Gaya hidup yang sehat sat mengalami abses gusi dimulai dari  pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi abses tersebut: pertama-tama menggosok gigi perlahan dengan odol yang mengandung fluoride dan diperlukan sikat yang lembut dan tidak disarankan membersihkan gigi dengan benang gigi (floss) di bagian yang terinfeksi bakteri. Hindari makanan atau minuman yang panas, gula tinggi dan kadungan asam.

Referensi :

hellosehat.com

alodokter.com

klikdokter.com

Referensi gambar

doktersehat.com